Tampilkan postingan dengan label Pengolahan Citra Digital 2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengolahan Citra Digital 2. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Oktober 2015

Membuat Efek Pada Gambar Vektor


Membuat Efek Pada Gambar Vektor – Sahabat Pustakers, pada kesempatan kali ini Pustaka Sekolah akan berbagi mengenai Artikel Komputer yag berjudul cara memberikan efek pada gambar vektor. Corel Draw memberikan kemudahan dalam memberikan efek-efek yang menarik sehingga memberikan nilai tambah bagi desai kita. Efek ini memberikan kesan gambar lebih menarik. Efek yang sering digunakan diantaranya adalah efek Blend, contour, distortion, drop sadow, envelove dan extrude seperti yang terdapat dalam toolbox dan flyout.
Membuat Efek Pada Gambar Vektor
Efek blend digunakan untuk mengisi kurva-kurva sehingga mirip grafik 3 dimensi, efek contour merupakan penciftaan bidang atau outline yang dibutuhkan berdasarkan garis suatu bidang kurva tertutup secara keluar maupun kedalam, efek drop sadow disebut juga efek bayangan, efek envelove untuk membentuk objek, efek distortion untuk memberikan efek distorsi.
Secara umum, urutan langkah pengguaan efek itu sebagai berikut: pilih objek dengan pick tool klik salah satu flyout berisi efek (tool pada tooolbox) dan drag objek kemudian atur lewat property bar.

Memberikan Efek blend
memberikan efek blend adalah mengisi kurva-kurva sehingga mirip grafik 3 dimensi.

Memberikan efek contour
merupakan penciftaan bidang atau outline yang dibutuhkan berdasarkan garis suatu bidang kurva tertutup secara keluar maupun kedalam.

Memberikan efek drop shadow
efek drop sadow digunakan untuk memberikan bayangan pada objek. Objek yang bisa diberi bayangan adalah objek yang memiliki warna. Objek teks juga dapat diberikan efek ini.

Memberikan efek envelope
Efek envelope memungkinkan kita membentuk suatu objek dengan bebas.

Memberikan efek extrude
Efek extrude akan memberikan bentuk yang mengesankan pada tampilan 3 dimensi.

Mengatur Efek Warna
Ada beberapa tipe pewarna objek, diantaranya adalah menggunakan fill color, fountain fill/gradasi, pattern fill, texture fill, ataupun postscript texture. Ada 3  pilihan menu warna yaitu models, mixer, dan palallete. Untuk memberikan efek gradasi warna, kita bisa memilih fountain fill dengan beberapa pilihan, yaitu linear, radial, conical dan square. Untuk memberikan pola warna atau pattern tertentu pada objek, kita bisa memilih menu pattern fill. Ada Beberapa pola warna yang bisa dipilih pada kotak dialog pattern fill.

Menggunakan Artistic Media
Fasilitas artistic media menyediakan bentuk-bentuk yang artistik dan unik untuk menambah kesan menarik pada karya grafis kita. Untuk menggunakan fasilitas ini munculkan menu Artistic media tersebut di menu docker. Untuk memunculkan menu artistik media dimenu docker, klik pulldown menu window pilih docker kemudian klik artistic media.

Menggunakan Fasilitas weld, trim dan intersect
Fasilitas weld digunakan untuk menggabungkan bidang objek menjadi satu. Fasilitas trims dan intersect digunakan untuk memotong bidang objek menggunakan bidang lain sebagai pemotong. Prinsip langkah-langkahnya sama dengan proses welding, yaitu objek ditumpukkan kemudian klik menu (trim ataupun itersect) pada properti bar. Menu-menu tambahan efek  ataupun editing gambar yang lain masih banyak kita bisa meilih menu tersebut pada toolbox, pulldown menu, menu docker maupun menu-menu lainnya yang menurut kita paling praktis.

Rabu, 12 Agustus 2015

Pemahaman Tentang Gambar dan Cara Mengolahnya


Gambar adalah suatu perpaduan titik, garis, bidang, dan warna yang dikomposisikan untuk mencitrakan sesuatu. Gambar merupakan sajak tanpa kata-kata. Suatu objek bisa dijadikan suatu gambar.

Sadarlah, Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak terlepas dari perpaduan titik, garis, bidang dan warna yang membentuk sebuah citra dan arti, yang dinamakan dengan gambar (dalam bahasa inggris: picture/image).


Jauh pada masa lalu, sekitar 35.000 tahun yang lalu dalam sejarah peradaban kehidupan, manusia mulai menciptakan gambar yang bertujuan untuk mencitrakan dan mengartikan sesuatu. Para arkeolog menyebut masa periode ini sebagai ‘ledakan kreatif’ (creative explosion period).

Gambar sebagai alat komunikasi visual. Bahasa gambar sangat dibutuhkan dalam dunia yang modern seperti saat ini. Keberadaan gambar sangat penting bagi kehidupan. Bahasa gambar jauh lebih komunkikatif dibandingkan dengan kata, lisan, dan tulisan.
Kekuatan gambar adalah segalanya. Selain dijadikan sebagai komunikasi dan pencitraan juga bisa dijadikan sebagai logo atau simbol.

Zaman semakin canggih, pada teknologi pun dibutuhkan sebagai alat bantu komunikasi untuk mengoperasikannya. Biasanya tampil dalam bentuk resolusi. Resolusi gambar mendeskripsikan tentang banyaknya detil gambar yang tersimpan. Resolusi gambar bisa juga digunakan untuk mendefinisikan tentang gambar digital, video, maupun yang lainnya.


GAMBAR BITMAP
Gambar bitmap merupakan duplikat atau tiruan persis dari gambar asli dalam bentuk gambar digital. Gambar jenis ini tersusun dari sejumlah titik pixel (picture element)/dot/point/titik koordinat yang ditempatkan pada lokasi-lokasi tertentu dengan nilai warna tersendiri sehingga membentuk pola tertentu di layar komputer. 
Pola yang terbentuk itulah yang menghasilkan atau menimbulkan kesan gambar. Pixel merupakan elemen terkecil citra digital yang dapat dilihat mata. Semakin banyak jumlah pixel, berarti semakin tinggi tingkat kerapatannya dan semakin halus gambar yang terbentuk. Akibatnya, semakin besar pula ukuran file gambar tersebut. Banyaknya titik dalam 1 inchi dikenal dengan dpi (dot per inchi). Anda dapat mengenali gambar bitmap dari file komputer yang berekstensi .bmp, .jpg, .tfi, .gif, .png, .pix, .pcx, dan sebagainya.


Cara yang paling mudah untuk mengenali gambar jenis ini adalah dengan cara memperbesar gambar tersebut dengan pasilitas zoom in, semakin diperbesar maka akan tampak buram, kemudian terlihat kotak – kotak dan pada zoom in tingkat akhir hanya akan terlihat kumpulan titik – titik.

1. Kelebihan gambar bitmap
Gambar bitmap mempunyai kelebihan-kelebihan sebagai berikut.
● Mampu menangkap nuansa warna dan bentuk yang natural.
● Lebih cepat dan lebih sesuai untuk ditampilkan ke layar monitor, karena gambar bitmap dapat ditransfer secara langsung dari file ke layar monitor Anda.

2. Kekurangan gambar bitmap
Selain mempunyai kelebihan-kelebihan, gambar bitmap juga mempunyai beberapa kekurangan sebagai berikut.
● Perubahan ukuran gambar (pembesaran dan pengecilan) mempengaruhi kualitas gambar.
● Ukuran file gambar relatif besar.
● Melakukan kompresi (pemadatan) pada gambar, maka kualitasnya gambar tersebut akan menurun.

3. Program aplikasi pengolah gambar bitmap.
Suatu gambar bitmap dapat diolah kembali dengan cara memberikan efek-efek khusus pada gambar, memotong gambar, menempelkan gambar bitmap lain, atau menambahkan objek lain baik yang berupa teks maupuan objek-objek bidang seperti kotak, lingkaran, dan sebagainya. Pengolahan gambar bitmap dapat kita lakukan dengan aplikasi-aplikasi yang dirancang khusus untuk mengolah gambar, seperti :

-Adobe Photoshop, 
-Corel Photopaint, dan 
-GIMP. 
Photoshop dan Photopaint merupakan program aplikasi berbayar (tidak gratis), namun GIMP adalah program aplikasi yang gratis. Meskipun gratis, gambar yang dihasilkan GIMP tidak kalah kualitasnya dengan gambar yang dihasilkan program berbayar.

GAMBAR VEKTOR 

 
Gambar vektor adalah gambar yang tersusun oleh sekumpulan garis, kurva, dan bidang tertentu dengan menggunakan serangkaian instruksi yang masing-masing didefinisikan secara matematis. Setiap garis, kurva, dan bidang tertentu tersebut mempunyai properti atau atribut masing-masing berupa fill, stroke, dan node. Gambar vektor tidak dipengaruhi oleh resolusi gambar atau titik pixel (dpi) seperti pada gambar bitmap.

Output file dari jenis gambar vector biasanya menyesuaikan dari jenis program yang digunakan.
Corel Draw output filenya .cdr
Freehand output filenya .fh11
Illustrator output filenya .ai

Gambar vektor tidak tergantung pada resolusi. Kita dapat memperbesar atau memperkecil ukuran gambar tanpa kehilangan detail gambarnya. Disamping itu gambar vektor akan mempunyai ukuran file yang lebih kecil dan dapat diperbesar atau diperkecil bentuknya tanpa merubah ukuran filenya.

1. Kelebihan gambar vektor 
Gambar vektor mempunyai kelebihan-kelebihan sebagai berikut.
● Bersifat scalable, artinya kita dapat memperbesar atau memperkecil gambar tanpa mengubah kualitasnya.
● Memiliki ukuran file yang kecil, sehingga lebih mudah dan lebih cepat didownload melalui Internet.
● Dapat diubah dalam berbagai tampilan tiga dimensi, tentunya dengan menggunakan software yang sesuai.
● Mempunyai warna-warna yang solid, cocok untuk bentuk-bentuk gambar sederhana, seperti logo, kartun, dan sebagainya.

2. Kekurangan gambar vektor
● Kekurangan gambar vektor adalah kurang dapat menampilkan gambar dan gradasi secara realitis atau natural.

3. Program aplikasi pengolah gambar vektor
Gambar vektor dapat dibuat dengan program aplikasi desain grafis untuk gambar vektor seperti CorelDraw, Macromedia Freehand, Macromedia Flash, Dia, dan Inkscape. Aplikasi-aplikasi tersebut masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Dia dan Inkscape merupakan program aplikasi pengolah gambar vektor yang bersifat gratis, namun kemampuannya tidak kalah dengan aplikasi berbayar.

Gambar digital secara umum terbagi menjadi dua jenis, yaitu gambar bitmap dan gambar vektor. Masing-masing gambar mempunyai kelebihan dan kekurangan. Gambar bitmap lebih bersifat natural, dan memang merupakan duplikat dari kondisi asli alami yang disimpan melalui media kamera menjadi file. Bila diperbesar, kualitas gambar bitmap akan menurun dan terkesan pecah-pecah membentuk titik-titik kotak kecil yang dikenal dengan pixel. Gambar vektor merupakan gambar yang dibentuk dari awal dengan membuat dan menggabungkan beberapa objek garis, kurva, dan bidang tertentu menjadi suatu gambar jadi. Contoh gambar vektor adalah gambar kartun.

CATATAN :
Program image editing vector seperti Corel, Freehand dan illustrator juga dapat membuat file output menjadi jenis gambar bitmap (.jpg .tif .png .bmp .gif), tapi sebaliknya jenis program image editing bitmap tidak bisa menjadikan output filenya menjadi jenis output file vector.
Hanya program photoshop saja yang dapat file outputnya menjadi jenis file vector sebagai jenis file illustrator (.ai) 

ISTILAH-ISTILAH PENTING
Istilah dan Arti
Fill        =  Isi dari suatu objek kurva atau bidang-bidang tertentu, biasanya berupa warna.
Natural   =  Warna atau kesan alamiah.
Node      =  Titik-titik penghubung antar garis pada suatu objek.
Pixel     =  Picture element, bagian terkecil dari gambar bitmap, berupa titik-titik penyusun gambar.
Stroke    =  Objek garis dari suatu gambar.

.::Sumber : http://www.ilmushare.com/2011/04/gambar.htm, http://katakpintar.blogspot.com/2011/07/pengelompokan-jenis-gambar-digital.html::.